Lisa Andreas

Ranking Album Ariana Grande dari yang “Oke” Sampai “Masterpiece”

Album Ariana Grande

Album Ariana Grande – Siapa sih di dunia ini yang nggak kenal sama Mbak Ari? Perempuan mungil bernama lengkap Ariana Grande-Butera ini bukan cuma sekadar bintang pop biasa. Dengan jangkauan vokal empat oktav dan register peluit (whistle register) yang bisa bikin kaca jendela rumah tetangga retak, dia adalah salah satu diva terbesar di abad ke-21.

Dari era kuncir kuda (high ponytail) yang ikonik banget sampai era estetika klasik ala Positions dan Eternal Sunshine, Ariana konsisten memanjakan kuping kita dengan melodi yang super adiktif. Tapi, dari semua album studio yang sudah dia rilis, mana sih album yang layak dinobatkan sebagai the ultimate masterpiece?

Nggak usah berantem di media sosial! Yuk, kita bedah dan urutkan daftar album terbaik Ariana Grande dari yang “oke banget” sampai yang “bikin telinga meleleh dan auto-repeat semalaman”. Siapkan earphone terbaikmu, dan mari kita mulai scrolling!

7. Yours Truly (2013) — Awal Mula Sang Diva Lahir

Vibes: Gaun Lucu, Pop Manis, dan Nostalgia 90-an

Kita mulai mesin waktu kita dari album debut Mbak Ari, Yours Truly. Kalau kamu dengerin album ini sekarang, rasanya kayak lagi buka buku harian lama yang penuh stiker warna-warni. Di sini, Ariana masih bertransisi dari karakternya sebagai Cat Valentine di serial Nickelodeon menuju bintang pop dunia.

6. My Everything (2014) — Era Cetak Hit Global

Vibes: Party di Kelab Malam, Laser Warna-warni, dan EDM Pop

Kalau di Yours Truly Ariana masih malu-malu kucing, di My Everything dia langsung mendobrak pintu industri musik global dengan kaki panggungnya yang kokoh. Ini adalah era di mana kamu nggak bisa kabur dari suara Ariana di radio, mal, sampai angkot. Semua tempat muter lagu dia!

5. Positions (2020) — Era Bucin dan Kamar Tidur yang Estetik

Vibes: R&B Lembut, Suara Biola, dan Kasmaran Tingkat Dewa

Lompat ke tahun pandemi, Ariana merilis Positions. Album ini adalah bentuk pameran kebahagiaan Ariana yang lagi kasmaran berat. Nuansa musiknya bergeser jauh dari pop yang meledak-ledak menjadi R&B alternatif yang sangat sensual, intim, dan dipenuhi instrumen gesek (strings) yang manis banget.

4. Dangerous Woman (2016) — Transformasi Menjadi “Bad Girl” yang Elegan

Vibes: Jaket Kulit, Topeng Kelinci, Pop-Rock yang Bold

Ini adalah momen di mana kuncir kuda Ariana mulai diturunkan sedikit, dan dia mendeklarasikan kepada dunia kalau dia bukan lagi remaja polos. Dangerous Woman adalah album transisi terbaik Ariana, di mana dia menggabungkan pop, R&B, reggae, bahkan sentuhan rock.

3. Sweetener (2018) — Eksperimen Seni dan Penyembuhan Diri

Vibes: Seni Kontemporer, Ketukan Aneh yang Candu, dan Cahaya Setelah Badai

Setelah melewati masa-masa sulit dalam hidupnya (termasuk tragedi bom Manchester), Ariana kembali dengan Sweetener. Di album ini, dia bekerja sama dengan Pharrell Williams, yang membawa warna musik yang sangat unik, penuh ketukan perkusi tak biasa, dan struktur lagu yang eksperimental. Album ini jugalah yang berhasil memenangkan piala Grammy pertama untuk Ariana!

2. Eternal Sunshine (2024) — Kedewasaan Patah Hati yang Sinematik

Vibes: Piringan Hitam, Vibes House Music 90-an, dan Air Mata di Lantai Dansa

Terinspirasi dari film favoritnya, Eternal Sunshine of the Spotless Mind, album ini adalah jurnal refleksi diri Ariana setelah melewati badai perceraian dan memulai lembaran baru. Diproduseri kembali oleh Max Martin, album ini menyajikan pop yang sangat berkelas, dipadukan dengan sentuhan house music akhir 90-an.

1. Thank U, Next (2019) — Sang Juara Bertahan yang Tak Tergantikan

Vibes: Kacamata Hitam, Cincin Berlian Kembar, dan “I See It, I Like It, I Want It, I Got It”

Hanya berjarak enam bulan setelah Sweetener, dalam kondisi emosional yang hancur lebur karena meninggalnya Mac Miller dan putusnya pertunangan fana dengan Pete Davidson, Ariana masuk studio bersama sahabat-sahabatnya. Modalnya cuma alkohol, tawa, air mata, dan curhatan. Hasilnya? Sebuah album pop-R&B paling berpengaruh di dekade ini: Thank U, Next.

[Trauma & Patah Hati] ───> + Sahabat & Studio Musik ───> [Thank U, Next (Masterpiece)]

Thank U, Next adalah momen di mana rasa sakit disulap menjadi kekuatan, dan rasa sedih diubah menjadi pundi-pundi dolar serta rekor Spotify. This is Ariana Grande at her absolute peak!

Tabel Rangkuman: Mana Album yang Sesuai Mood Kamu?

Biar kamu nggak bingung mau dengerin album yang mana dulu pas buka aplikasi streaming, contek aja panduan praktis berdasarkan mood kamu di bawah ini:

Jika Mood Kamu Lagi… Maka Album Ariana Terbaik Buat Kamu Adalah… Kenapa?
Galau tapi pengen tetep kelihatan keren Thank U, Next 🖤 Liriknya sedih tapi beat-nya bikin tetep pengen tegap melangkah.
Patah hati dewasa dan pengen merenung Eternal Sunshine ☀️ Menatap masa lalu dengan kepala dingin dan melodi sinematik.
Kasmaran, bucin, dan lagi jatuh cinta Positions 🤍 Vibes-nya sensual, hangat, dan penuh dengan harmoni kasmaran.
Butuh semangat buat olahraga/kerja My Everything atau Dangerous Woman ⚡ Isinya lagu-lagu up-beat dengan vokal bertenaga yang memompa adrenalin.
Lagi pengen dengerin musik yang “seni banget” Sweetener ☁️ Ketukan musiknya unik, ajaib, dan nggak pasaran.

Kesimpulan: Evolusi Seorang Diva

Melihat daftar album di atas, kita bisa belajar kalau Ariana Grande bukan cuma sekadar penyanyi yang dikasih lagu oleh agensinya lalu bernyanyi. Dia adalah seorang musisi sejati. Kita bisa melihat evolusinya dari seorang gadis remaja yang manis di Yours Truly, menjadi bintang pop pembuat hits di My Everything, hingga menjadi perempuan mandiri yang memegang kendali penuh atas narasi hidup dan musiknya sendiri di album Thank U, Next dan Eternal Sunshine.

Jadi, dari ketujuh album di atas, mana nih yang jadi nomor satu di versi kamu? Apakah kamu tim si paling galau Thank U, Next, atau tim si paling estetik Eternal Sunshine? Apa pun pilihanmu, satu hal yang pasti: Mbak Ari nggak pernah gagal bikin telinga kita termanja-manja!

Exit mobile version